Tampilkan postingan dengan label PPRC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PPRC. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2016

Jokowi Akan Saksikan Latihan Tempur TNI di Natuna

൬ Usai Kunjungi Mabes൬ Manuver MBT Leopard 2RI di Natuna [Lembaga Keris] ☆

Interaksi Presiden RI Joko Widodo dengan TNI makin intens belakangan ini. Usai mengunjungi Mabes TNI pekan lalu, presiden dijadwalkan melihat langsung latihan mereka.

Rencananya, pada 19 November nanti akan digelar latihan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) bersama-sama satuan khusus dari matra lain. Latihan ini melibatkan TNI AL dan TNI AU.

“Latihan itu rencananya akan ditinjau langsung Presiden Joko Widodo,” ujar KSAD Jenderal Mulyono, Minggu (13/11/2016).

Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mengasah kemampuan tempur mereka. Kali ini, TNI AD mengelar latihan di Laut Natuna. Unjuk kekuatan itu untuk menunjukkan kepada dunia kehebatan militer Indonesia.

Kemarin (13/11), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono meninjau langsung puncak latihan taktis antar kecabangan (Lattis Ancab) itu di Tanjung Datuk, Pulau Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Kedua pimpinan militer itu menaiki Tank Angkut M113 yang pengemudi dan petembaknya diawaki Kowad. Peninjauan bergerak dari titik tinjau sampai ke sasaran di Pulau Pendek yang diskenarionakan sebagai tempat musuh.

Jenderal Gatot mengapresiasi latihan tempur di Laut Natuna. Dia juga merasa bangga terhadap seluruh prajurit yang terlibat dalam latihan. “Semoga berjalan sukses, lancar dan aman,” terang dia. Dengan latihan itu, prajurit akan semakin terlatih dan hebat di medan tempur.

Sementara itu, KSAD Jenderal Mulyono menyatakan, Lattis Ancab 2016 itu dilakukan agar unsur pimpinan tingkat brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan komandan dan staf dalam suatu operasi tempur. “Serta mengasah keterampilan dan profesionalisme prajurit dalam hubungan satuan,” terang dia.

Seperti manuver serangan, pemindahan pasukan dalam situasi taktis, kerjasama infanteri dan tank (KSIT), memberikan bantuan tembakan kepada satuan manuver, melaksanakan penembakan sasaran udara, dan mampu melaksanakan implementasi hukum HAM dan Humaniter.

Latihan tempur yang itu melibatkan prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad. Yaitu, Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya.

Seperti, Yonif Para Raider 501/BY, Yonif Para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkav 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, satuan Bantuan Administrasi (Banmin) dan di dukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Menurut Mulyono, latihan tahun ini melibatkan 3.551 prajurit dari berbagai kecabangan yang ada di TNI AD dan mengerahkan alutsista untuk mendukung pelaksanaan latihan.

Alutsista yang dikerahkan dalam latihan ini, diantaranya, Tank Leopard, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.

Mulyono menyatakan, peserta latihan jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah dicapai. Dia mendorong prajurit agar lebih fokus dan semangat dalam menghadapi latihan berikutnya. “Mereka akan menghadapi latihan gabungan.” (jpg)
 

  ൬ Fajaronline  

Minggu, 13 November 2016

Latihan PPRC Diharapkan Berbeda Skenario

Ribuan Prajurit TNI Lattis Ancab di Natunahttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3HkAkySSSOV6YAUnoJFwSazqQVGASaBOj2ycS063AXu02jo4z_LG-n9vj013CA-LkXZQiBgVSg0rzdVxeqbSzbUv-YP7lbtto90SFQ0O875ytHDQq9ONY2JukJHpskZ0AOp8-SBlM3rm_/s1600/MBT+L2RI+Ancab+2016+08a.jpgMBT Leopard 2RI mengaum di Natuna [Dispenad]

Sebanyak 3.551 prajurit dari berbagai kecabangan yang ada di TNI AD ikut dalam Latihan Taktis Antar Kecabangan (Lattis Ancab) TNI AD Tahun 2016 yang dilaksanakan di Tanjung Datuk, Natuna sejak pertengahan Oktober lalu hingga latihan puncaknya Sabtu (12/11).

Selain ribuan personil TNI AD juga mengerahkan ratusan alutsista untuk mendukung pelaksanaan Lattis Ancab yang merupakan latihan puncak dari program latihan yang dilaksanakan TNI AD dengan menggunakan metode drill tempur.

Latihan disaksikan langsung Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo yang didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono beserta pejabat teras TNI AD lainnya.

Pada latihan kali ini dilaksanakan pada tingkat Brigade dalam bentuk Brigade Tim Pertempuran melalui penyelenggaraan operasi tempur yang didukung Operasi Intelijen dan Operasi Teritorial, terutama dalam melaksanakan prosedur operasi serangan khususnya dalam pengerahan dan penggunaan alusista.

Latihan tersebut juga sebagai bahan evaluasi kemampuan operasi satuan - satuan TNI AD.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlia2jzZydmNCIlf6oveSaugoF0q0j7O6UAvO_Gf6CD4wXnM8Ngh0Oqp0Y6lE6vm3VUp7C2DN5FUu4Na-rXsdrLG32Lzu5MlAuVqgWLRcUYlQJWrHE4skk8_CTiRBX_YtCnXSpABQ-kJxl/s1600/mi-17-tni-ad-di-natuna-tni.jpgTujuan latihan dimaksudkan agar unsur pimpinan tingkat Brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan komandan dan staf dalam satuan operasi tempur, mengasah kemampuan dan profesionalisme prajurit. Tidak hanya itu latihan juga diharapkan prajurit mampu melaksanakan implementasi hukum HAM dan Humaniter.

Pelatihan melibatkan berbagai satuan prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad Yonif Raider 303/SSM, Yonif Raider 323/BP dengan diperkuat unsur Yonif para Raider 501/BY, Yonif para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopasus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkav 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbab, Satuan Bantuan Administrasi (Banmin) dan didukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Dalam Ancab mengerahkan Alusista yaitu, Tank Leopard yang juga pertama kali di uji tembakkan sejak dibeli Indonesia beberapa waktu lalu, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan mortir 81.

Puncak acara latihan diawali dengan aktraksi terjun payung dari Kopasus dan diiringi oleh berbagai kesatuan lainya dari TNI AD, latihan disamping disaksikan warga Natuna secara langsung nampak hadir Bupati Natuna Hamid Rizal.

Dalam sekenario latihan Pulau Pendek berhasil dibombardir sebagai sasaran target, penyerangan berhasil dikuasai para TNI AD baik melalui udara, darat dan laut.

Usai menyaksikan latihan, Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam arahannya mengapresiasi kegiatan latihan tersebut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyxyFSXdFQBs4eOc9bwu0gJ6Mw3Kfv76XtrDn5wSpYl73MV9yprEambx4zBfqjQ-BJUZdpNmVwsbgNQy869nkLsztz9vvwoV1T17mIV38TDV0mEw2O_heqasqqTDXRD42lB0sGG4h-Zk-a/s1600/tni-ad-gelar-latihan-taktis-antar-kecabangan-di-pulau-natuna.jpg"Saya mengucapkan selamat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat beserta pejabat teras yang ada atas suksesnya dan terselenggaranya latihan kali ini, namun memang masih perlu untuk tetap ditingkatkan" katanya.

 Latihan PPRC 

Dalam arahannya Panglima juga memaparkan berbagai sekenario untuk latihan PPRC mendatang yang recananya juga dilaksanakan di Natuna.

"Saya berharap nanti pada latihan PPRC dilaksanakan skenario berbeda, latihannya belum ditentukan tanggal berapa dan kapan ". kata Panglima.

Ia juga meminta Bupati Hamid Rizal membantu untuk suksesnya kegiatan PPRC nanti dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat dan TNI AD akan memfasilitasi dan akan memobilisasi seberapa banyak pun warga Natuna yang ingin menyaksikan.

"Saya minta nanti warga masyarakat dapat sama-sama disini ikut hadir menyaksikan latihan tersebut, tujuannya adalah agar warga masyarakat pulau Natuna dapat merasakan kehadiran kita untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara khususnya Natuna ini," katanya.

Usai arahan dan evaluasi Panglima TNI didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono meninjau langsung kawasan Teluk Buton serta pergi menyemberang ke pulau Pendek menggunakan Ranpur M 113 untuk memberikan selamat dan sukses secara simbolis kepada semua prajurit yang terlibat dalam latihan tersebut.

  ★ Antara  

Sabtu, 12 November 2016

[Ancab 2016] Skenario Latihan Perang dan Senjata Baru TNI AD

Di Natuna https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimCiY8ftQplnyFW7kiv6AIPJgWkKZhqBqeIdrkrMgrF2yCcxmv6ibMoMvwlGmI-M_DuAZDupyTJAxPfZrjifzT3mEDNFzFjzv5CO_616F9OIusdCym58h5F_KLLDXkXhDGRIB1PIKAK1xq/s1600/leopard-2-ri-di-natuna-tni-ad.jpgMBT Leopard 2RI mengaum di Natuna [TNI AD] ☆

Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD, Letjen (TNI) Agus Kriswanto mengatakan, pihaknya mencoba beberapa peralatan dan senjata baru dalam latihan antar percabangan (Lat Ancab) 2016 di Natuna.

"Skenario latihan ini adalah bagaimana kita menghadapi ancaman di wilayah barat RI apabila ada musuh. Deffence (bertahan) dalam strategis dan offence (menyerang) dalam rangka taktis," kata Agus, kepada batamnews.co.id, Jumat (11/11/2016).

TNI belum lama ini belanja beberapa Alutsista untuk melengkapi persenjataan. Medan tempur di Natuna menjadi lokasi ujicoba. "Ada Main Battle Tank Leopard, Tank Marder, kendaraan M113, untuk senjatanya seperti meriam Caesar 115 dan Gatling Gun, lengkap semua, banyak kaliber kita kerahkan," ujar jendral bintang tiga tersebut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjqfo-lqBH7VUgAd0Ky0BQcs0CNu5zN_cUvGsePX8WHEN_JNEprs2HUn4GOXfLCoV4TMU1LzBsXgQGKzNsWrY92cyKn_aXVUOv3Csd6y7c7_a8030l5tRU50P63wuvOaRPG-AXzmw2OeR9/s1600/berita_326677_800x600_tank_leopar_memasuki_kawasan_yang_menjadi_lokasi_penembakan_sasaran_musuh.JPGMBT Leopard merupakan tank modern yang diproduksi dari jerman. Begitupun M113 merupakan kendaraan lapis baja beroda untuk mengangkut personel. Kendaraan ini biasa dipakai tentara Amerika dalam perang Vietnam.

Sementara meriam Caesar 115 buatan perancis untuk mencoba kekuatan Batalyon Artileri Medan (Armed) dan Gatling Gun untuk mempersenjatai helikopter

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9v2KNbM7O_LSPoUp3lV5tcy-LbgDrqpvi9kJHhnPTBqBhpCufx02OPjl-B7Kc28qD72aKqfpPmXxjSXxVMKgwZ44g0HNo-hDQL7vsZAJFg9kv_6DcpHEOZhm7Jqvz0_m-4fppUDrznSO7/s1600/berita_326677_800x600_aneka_jenis_pesawat_helli_milik_tni_ad%252Cdilibatkan_langsung_dalam_lattis_ancab_2016.JPGLatihan puncak Antar Percabangan TNI ini digelar Sabtu (12/11/2016) ini di Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna. Sebuah pulau tak berpenghuni, yakni Pulau Pendek menjadi target sasaran. Lokasi perbukitan menjadi tempat plotting senjata tersebut.

Nampak di bukit Tanjung Datuk beberapa tank, mobil truk Meriam Caesar dan Meriam Howitzer siaga dalam menjalankan skenario latihan ini.

"Latihan gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) juga akan dilakukan tanggal 19 (November 2016) nanti," ujar Agus.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Nch-Bu-KJA42ld9lIKgrbaRgGkzqKXGDfhaO3XXTvWM4LgQRthmMXlOXK1n0J1e5ILQfFfaWFrMIPm41f6hUaJ9rJMqU7FHfFrkQRkOc1B9e9zJscmPpkjD0JDeNAbtq8HGqrLLkX8_W/s1600/Suasana+latihan+perang+di+Teluk+Buton%252C+Natuna%252C++aulia+rahman-batampos.gifIa menyebutkan, tank-tank Leopard dan senjata ini sebagian akan ditempatkan di Natuna. "Ya nggak semuanya. Nanti setelah latihan akan dibawa kembali. Ada juga yang akan ditempatkan beberapa di sini. Ini kan terkait pertimbangan secara taktis dan strategis," sebutnya.

Terkait masyarakat yang berada di dekat area latihan, Agus menolak untuk menyebut mengungsi. "Mereka bukan mengungsi, namun dikumpulkan untuk keamanan, di sana ada pembagian sembako dan pengobatan gratis. Nanti kita juga ajak nonton sama-sama," ujarnya.

  ★ Batamnews